Kapolres Pidie dan KPA, Perkuat Silaturahmi Untuk Komitmen Jaga Perdamaian Aceh
Sigli – Membangun keamanan dan ketertiban tidak cukup hanya dengan menjaga situasi di lapangan, tetapi juga membutuhkan komunikasi, silaturahmi dan kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat.
Semangat tersebut ditunjukkan Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., saat bersilaturahmi bersama Panglima Sagoe KPA wilayah Kabupaten Pidie di Warkop BMW Kupi, Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli, Jumat (11/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung tersebut menjadi ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergitas dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Pidie.
Kapolres Pidie mengajak para Panglima Sagoe KPA serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Pidie agar tetap aman, tertib dan kondusif.
“Saya mengharapkan dukungan dan peran aktif dari Panglima KPA Sagoe serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib dan kondusif,” ujar AKBP Jaka Mulyana.
Menurutnya, silaturahmi menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang semakin harmonis antara Polri, para Panglima Sagoe KPA dan tokoh masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat hendaknya dapat diselesaikan secara persuasif, humanis dan mengedepankan musyawarah.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan KPA Wilayah Kabupaten Pidie, Hamdani alias Burak Mila, menyampaikan komitmen untuk terus menjaga dan mempertahankan perdamaian Aceh yang telah berlangsung selama 21 tahun.
“Kami dari KPA Wilayah Kabupaten Pidie berkomitmen untuk terus menjaga dan mempertahankan perdamaian serta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pidie,” ungkapnya.
Hamdani juga mengapresiasi langkah Kapolres Pidie yang membuka ruang silaturahmi dan komunikasi secara langsung dengan para Panglima Sagoe KPA.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan komunikasi yang baik. Di akhir kegiatan, Kapolres Pidie turut berpesan dan berharap agar komunikasi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipelihara sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki peran bersama dalam menjaga Pidie tetap aman, damai dan kondusif.
Polri dan masyarakat bersinergi, perdamaian Aceh terus dijaga.