Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger
  • September 202616
  • Agustus 202636
  • Juli 202652
  • Juni 202661
  • Mei 2026109
  • April 202664
  • Maret 202679
  • Februari 2026100
  • Januari 2026135
  • Desember 2025168
  • November 202581
  • Oktober 2025130
  • September 202581
  • Agustus 202567
  • Juli 202552
  • Juni 202545
  • Mei 202593
  • April 202557
  • Maret 2025101
  • Februari 202515

Laporkan Penyalahgunaan

  • Gawat! Ngisi Ke Gudang Bincuan Agen BBM Sahroni Diminta Tangkap Seakan Kebal Hukum Bebasnya Tangki Biru putih Transportir Masuk Ke Gabion Belawan

    Gawat! Ngisi Ke Gudang Bincuan Agen BBM Sahroni Diminta Tangkap Seakan Kebal Hukum Bebasnya Tangki Biru putih Transportir Masuk Ke Gabion Belawan

  • Satreskrim Polres Aceh Tengah Ungkap Kasus Judi Online, Dua Pelaku Diamankan

    Satreskrim Polres Aceh Tengah Ungkap Kasus Judi Online, Dua Pelaku Diamankan

  •  POLRES BIREUN GENCARKAN PATROLI MALAM HINGGA PAGI, HADAPI TIGA JENIS KEJAHATAN UTAMA

    POLRES BIREUN GENCARKAN PATROLI MALAM HINGGA PAGI, HADAPI TIGA JENIS KEJAHATAN UTAMA

Kontributor

  • Foto saya Aceh
  • Bro
  • Foto saya Zamzani Kurniawan
BREAKING NEWS
ZTV ACEH

ZTV ACEH

  • Media Network
  • _Perintah Rakyat
  • _METRO - NETWORK id
  • _ZTV ACEH
  • _SATU PIKIRAN
  • News Network
  • _DAERAH
  • _GLOBAL
  • _HUKUM - KRIMINAL
  • _Dokumentasi
  • _Film
  • _KPOP
  • _Advetorial
  • _Wisata dan Kuliner
  • 🏙️ Nasional
  • 🏦 Ekonomi
  • 📰 News
  • 🗣️ Pilihan Rakyat
  • NEWS
  • EKONOMI
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • HUKUM - KRIMINAL
  • KPOP
  • REGIONAL
  • PILIHAN RAKYAT
  • INTERNASIONAL
ZTV ACEH
  • ZTV
  • ZTV ACEH
  • METRO NETWORK
  • SATU PIKIRAN
  • PERINTAH RAKYAT
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum - Kriminal
  • Politik
  • Top News
  • Ekonomi
  • Beranda
  • Daerah

Wacana Kantin Sekolah dalam Program MBG, SPPG Dinilai Masih Memiliki Peran Penting

Aceh
September 10, 2026


BANDA ACEH — Wacana pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam pembahasan mengenai pengembangan dan evaluasi pelaksanaan program tersebut.

Pelibatan kantin sekolah dinilai memiliki sejumlah pertimbangan, terutama dari sisi kedekatan dengan penerima manfaat dan kemudahan distribusi. Namun, di sisi lain, kesiapan fasilitas, standar gizi, keamanan pangan serta mekanisme pengawasan juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan sebelum skema tersebut diterapkan secara lebih luas.

Ketua Yayasan Yakin Sehat Bergizi, Helmi Saputra, berpandangan bahwa keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih memiliki peran penting dalam pelaksanaan MBG. Menurutnya, perubahan pola pelaksanaan sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi dan kesiapan di lapangan.

“Menurut saya, SPPG masih memiliki peran yang cukup penting dalam pelaksanaan MBG. Kalau memang ada evaluasi atau wacana melibatkan kantin sekolah, tentu bisa dibahas dan dikaji. Tetapi jangan sampai keberadaan SPPG kemudian langsung dianggap tidak diperlukan,” ujar Helmi.

## *Standar Gizi Menjadi Pertimbangan*

Menurut Helmi, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian dalam setiap perubahan mekanisme MBG adalah bagaimana memastikan makanan yang diberikan kepada peserta didik tetap memenuhi standar gizi dan keamanan pangan.

Ia menjelaskan bahwa penyediaan makanan dalam program MBG tidak hanya berkaitan dengan proses memasak dan distribusi, tetapi juga mencakup perencanaan menu, pemilihan bahan baku, penyimpanan, proses pengolahan, pemorsian hingga makanan diterima oleh penerima manfaat.

“Yang penting bagaimana standar makanan tetap terjaga. Mulai dari bahan baku, proses pengolahan, kebersihan sampai porsinya. Itu yang menurut saya harus dipastikan dalam sistem apa pun yang nantinya digunakan,” katanya.

Ia menilai kemampuan setiap kantin sekolah juga belum tentu sama. Sebagian mungkin memiliki fasilitas yang cukup, sementara sebagian lainnya membutuhkan penyesuaian apabila nantinya diberikan tanggung jawab yang lebih besar dalam penyediaan makanan MBG.

Karena itu, menurutnya, diperlukan penilaian terhadap kesiapan masing-masing kantin sebelum diberikan peran dalam pelaksanaan program.

# *Kedekatan Kantin dengan Sekolah Memiliki Kelebihan*

Helmi mengakui bahwa pelibatan kantin sekolah memiliki beberapa kelebihan, salah satunya adalah lokasi yang dekat dengan siswa sebagai penerima manfaat.

Kondisi tersebut dapat memberikan kemudahan dalam distribusi dan memungkinkan makanan disiapkan lebih dekat dengan waktu konsumsi.

Namun, ia menilai aspek tersebut tetap perlu diseimbangkan dengan kemampuan kantin dalam memenuhi standar yang diperlukan.

“Memang kalau kantin berada di sekolah, dari sisi jarak tentu lebih dekat. Itu bisa menjadi salah satu kelebihan. Tetapi tetap harus dilihat apakah fasilitas dan sistem pengelolaannya mampu memenuhi standar MBG,” ujarnya.

Menurutnya, kedekatan lokasi tidak secara otomatis menjadi jaminan bahwa seluruh aspek penyediaan makanan sudah memenuhi kebutuhan program.

## *Pengawasan Perlu Menjadi Perhatian*

Selain standar gizi, mekanisme pengawasan juga menjadi salah satu hal yang menurut Helmi perlu diperhitungkan.

Apabila penyediaan makanan dilakukan melalui lebih banyak titik di sekolah, maka sistem pengawasan juga perlu disiapkan agar kualitas makanan tetap relatif seragam.

“Kalau titik penyediaannya semakin banyak, tentu sistem pengawasannya juga harus menyesuaikan. Bagaimana memastikan standar makanan tetap sama, bagaimana pengadaan bahan bakunya dan bagaimana pertanggungjawabannya, itu perlu dipikirkan,” katanya.

Ia menilai SPPG yang telah berjalan memiliki sistem dan struktur kerja yang dapat terus dievaluasi serta dikembangkan sesuai dengan kebutuhan program.

Apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya, menurut Helmi, evaluasi dan perbaikan dapat menjadi salah satu langkah yang ditempuh.

“Kalau ada kekurangan dalam pelaksanaan SPPG, tentu harus diperbaiki. Tidak berarti karena ada kekurangan kemudian seluruh sistemnya harus ditinggalkan. Yang penting bagaimana sistemnya terus diperbaiki,” ujarnya.

## *Kantin Tetap Bisa Dipertimbangkan*

Meski demikian, Helmi tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan MBG.

Ia mengatakan, apabila terdapat kantin yang memiliki fasilitas, kebersihan, kapasitas serta kemampuan pengelolaan yang memenuhi persyaratan, maka keterlibatannya tetap dapat menjadi bahan pertimbangan.

“Kalau ada kantin yang memang sudah siap dan memenuhi persyaratan, tentu bisa dikaji. Tetapi menurut saya, jangan langsung seluruh kantin dianggap siap menggantikan SPPG. Harus dilihat satu per satu kesiapan dan kemampuannya,” jelasnya.

Dengan demikian, menurut Helmi, keberadaan kantin sekolah dan SPPG tidak harus dipandang sebagai dua hal yang saling bertentangan.

Namun, apabila pelibatan kantin diarahkan untuk menggantikan fungsi SPPG secara keseluruhan, ia menilai hal tersebut perlu dikaji lebih jauh agar tidak menimbulkan persoalan baru dalam pelaksanaan program.

## *Evaluasi Tetap Diperlukan*

Wacana perubahan skema pelaksanaan MBG pada dasarnya membutuhkan kajian dari berbagai sisi. Selain efisiensi distribusi, aspek gizi, keamanan pangan, fasilitas, sumber daya manusia, pengawasan dan akuntabilitas juga perlu menjadi bagian dari pertimbangan.

Helmi berharap setiap perubahan yang dilakukan tetap berorientasi pada peningkatan kualitas program dan kepentingan penerima manfaat.

“Pada prinsipnya kami mendukung evaluasi dan perbaikan. Kalau ada sistem yang bisa membuat program lebih baik, tentu bisa dipertimbangkan. Tetapi jangan sampai perubahan sistem justru membuat standar yang sudah ada menjadi berkurang,” tutupnya.

Dengan adanya berbagai pertimbangan tersebut, pelibatan kantin sekolah dalam MBG masih membutuhkan kajian lebih lanjut. Sementara itu, keberadaan SPPG dinilai masih memiliki fungsi penting dalam menjaga sistem penyediaan makanan bergizi yang terstruktur dan dapat terus dikembangkan melalui evaluasi di lapangan.
Baca Juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita Terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Rekomendasi
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Posting Komentar
Batal
Gambar





Terpopuler
  • Wacana Kantin Sekolah dalam Program MBG, SPPG Dinilai Masih Memiliki Peran Penting

  • PSI Aceh Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran di Aceh Tengah

  • Bhayangkari Peduli Hadir di Huntara Linge Aceh Tengah, Bantuan Air Bersih dan Sembako Beri Harapan bagi Warga Pascabencana

  • Jadi Pembina Upacara, Wakapolsek Bebesen Titip Pesan Penting kepada Pelajar SMKN 1 Takengon

  • Samsat Banda Aceh Perluas Layanan, Wajib Pajak Bisa Bayar PKB Lewat Drive Thru hingga SIGNAL

  • Satreskrim Polres Aceh Tengah Intensifkan Patroli Malam, Sasar Lokasi Rawan

  • Patroli Malam Polres Aceh Tengah Sasar SPBU, Bank dan Toko Grosir

  • Polisi Aceh Tengah Turun Langsung Bantu Pelajar Menyeberang di Tengah Padatnya Arus Pagi

  • Ketua PD IWO Pidie Jenguk Ketua PW IWO Aceh Bung Khairan Manggeng di RSUDZA

  • TMMD Mewujudkan Harapan dan Kebersamaan Untuk Masa Depan

ZTV NETWORK
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
ZTV
Ikuti Kami
  • Redaksi
  • About
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© ZTV ACEH - SINCE 2021